Arti Kata Sengkang

http://4.bp.blogspot.com/-TDSGihH2ehs/UvOyNJRqMoI/AAAAAAAAAAc/tVKH64_s2TM/s1600/2.gif
Bookmark and Share
Arti Kata Sengkang - Sengkang, mungkin banyak teman teman yang belum mengetahui arti kata sengkang. Sengkang yang merupakan Ibu kota dari Kabupaten Wajo di Sulawesi Selatan penghasil kain sutera. Kabupaten sengkang memang belum terkenal seperti kota-kota besar lainnya mengingat sangat banyak sekali kabupaten dan pulau-pulau di Negara Indonesia ini.
Oke kembali ke topik. Kali ini saya akan membuat sebuah artikel mengenai Arti Kata Sengkang , mengingat kota ini bisa menjadi salah satu komoditi yang dapat diandalkan oleh bangsa Indonesia.

Arti Kata Sengkang

Menurut beberapa sumber yang sempat saya temukan . Arti kata sengkang adalah tempat dan atau daerah persinggahan, kedatangan, dan bersama-sama datang. Menghubungkan makna Sengkang dengan diabadikannya nama tersebut menjadi sebuah ibukota di kabupaten Wajo, maka dapat disimpulkan, bahwa wilayah Sengkang sekarang dulunya, adalah sebuah tempat strategis yang membuat orang-orang jika melewati wilayah ini akan singgah, karena ada hal-hal yang istimewa atau menarik ditempat ini. Olehnya itu ketika Kerajaan Wajo memindahkan ibukotanya dari Tosora, maka Sengkang dipilih menjadi Capital City of Wajo, dan jadilah Sengkang menjadi pusat pemerintahan Wajo sampai detik ini.
Sejarah Sengkang Kabupaten Wajo Sulawesi Selatan
Sengkang  (Wajo) Daerah Penerima islam Pertama di Sulawesi ?
Untuk mengungkap data mengenai sengkang sebagai daerah pertama yang menerima Islam di Sulsel, maka perlu kerja keras untuk menggali sumber sejarah yang telah samar-samar terungkap. Selama ini yang dikenal dalam sejarah resmi adalah Gowa merupakan kerajaan atau wilayah pertama yang menerima islam sebagai agamanya. Namun Teori ini dapat terbantahkan jika “data samar-samar” mengenai Sengkang adalah pemerima Agama Islam Pertama di Sulawesi.

Makam Sayyid Jamaluddin al-Akbar al-Husain
Adalah Sayyid Jamaluddin al-Akbar al-Husain yang merupakan Turunan Langsung dari nabi Muhammad SAW  merupakan penyebar islam pertama di Sulawesi, khususnya di Sengkang. Al-Huasain merupakan Kakek dari  Sunan Giri. Al-Husaini datang dari Aceh atas undangan raja Majapahit, Prabu Wijaya. Setelah menghadap Prabu Wijaya, ia beserta rombongannya melanjutkan perjalanannya ke Sulawesi Selatan, tepatnya di Wajo melalui pantai Bojo Nepu Barru pada tahun 1300-an.

Kemudian Timbul pertanyaan, kenapa al-Husaini tak pernah ditemukan jejaknya dalam sejarah ?.  Ya.. hal itu dapat dimaklumi, karena pada zaman dahulu, hanya orang-orang pentinglah atau hanya seorang rajalah yang ditulis sejarahnya, dan al-Husain datang ke Sengkang mengenalkan islan langsung ke masyarakat biasa, beda dengan Trio Datu (Datu Ri bandang, datu di tiro dan datu patimang) yang langsung mengislamkan rajanya terlebih dahulu, sehingga sampai saat ini, kedatangan islam yang dibawa trio Datuk yang tercatat dalam sejarah.
Hal ini cukup menarik sebenarnya untuk dikaji mengenai sengkang Sebagai Wilayah pertama penerima agama islam Di Sulawesi, karena al-Husain  perannya cukup  peranannya dalam proses islamisasi di Sulawesi Selatan. Bahkan sebelum para Wali Songo menyebarkan Islam di Jawa. Data samar-samar diatas akan menjadi terang benderang jika didukung oleh data-data yang factual mengenai Sengkang sebagai penerima islam peratama di Sulawesi, dan itu menjadi tugas dari generasi muda kita saat ini untuk mengungkap kebenaran sejarah.
Itulah beberapa penjelasan singkat mengenai Arti Kata sengkang, Semoga Dapat menambah wawasan dan Khasanah Pengetahuan kita. Wassalam
Sumber Literatur

{ 0 komentar... Views All / Send Comment! }

Posting Komentar